PAKENG
2.Penguatan ekonomi berbasis masyarakat
a. Peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan
b. Meningkatnya keagamaan dan kemandirian dalam kehidupan sosial masyarakat
c. Peningkatan sumber daya manusia
d. Mewujudkan masyarakat religius
e. Peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan partisipatif
MISI
Untuk mewujudkan Visi, Misi yang akan dilakukan adalah sebagai
berikut :
Melanjutkan program yang telah dilaksanakan dan memelihara
program-program yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah Desa Langkap periode
yang lalu sesuai dengan fungsinya.
Menggali, memberdayakan serta memaksimalkan semua potensi yang
ada di masyarakat, meliputi :
1. Pemberdayaan
Sumber Daya Manusia (SDM)
2. Pemberdayaan
Sumber Daya Alam (SDA)
3. Pemberdayaan
Ekonomi Kerakyatan
Menciptakan kondisi
masyarakat Desa Langkap yang aman, tertib, guyub dan rukun dalam kehidupan
bermasyarakat.
Optimalisasi
penyelenggaraan pemerintah Desa Langkap yang meliputi :
1. Penyelenggaraan
pemerintahan yang Tertib dan Transparan
2. Pelayanan
kepada masyarakat yang prima, yaitu : Cepat, Tepat dan Benar
3. Pelaksanaan
pembangunan yang berkesinambungan dan mengedepankan partisipasi dan gotong
royong masyarakat.
1. Menjalin Kerjasama di bidang diatas penyelenggaraan pemerintah dengan mengutamakan stabilitas keamanan demi terciptanya ketentraman masyarakat dan ketertiban lingkungan
2.Menjalin Kebersamaan untuk mendorong pengemabangan sumber daya desa atau pada aspek potensi yang ada didesa dengan berlandaskan iman dan taqwa
3. Menumbuhkan Kerjasama Peningkatan propesional aparatur desa untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi,kolusi dan nepotisme
4. Membangun Kebersamaan agar pengembangan perekonomian masyarakat dengan mendayagunakan pola fikir untuk meningkatkan pendapatan diberbagai aspek terutama usaha agraris sehingga dapat Menunjang perwujudan kesejahteraan
5. Menigkatkan kerjasama untuk mendorong tumbuhnya pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat agar dapat mewujudkan taraf hidup masyarakat
6. Mengembangkan kerjasama untuk membangun sarana atau fasilitas umum berdasarkan skala proritas sesuai kondisi yang ada dengan mengharapkan partisipasi masyarakat
7.Meningkatkan jaminan kerjasama untuk melestarikan sumber daya alam,linkungan dan budaya yang ada dengan berasaskan moral,agama dan nilai-nilai luhur
8. Mengembangkan asas kebersamaan antara lembaga-lembaga yang ada didesa untuk memobilisasi segala bentuk kepentingan warga agar taraf hidup masyarakat lebih berdaya guna
9.Melanjutkan Program Pemerintahan yang lain dengan disesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat
1. Meningkatkan kualitas kehidupan Beragama dan Mewujudkan Masyarakat Salipolo Yang Beriman dan Bertaqwa
2. Mewujudkan Terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Secara Konferehensif dan Terpadu
3. Meningkatkan Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat dengan Mengedepankan pola Pembangunan Partisipasi.
4. Mengoptimalkan Pelayanan Kemasyarakatan Menuju Tercapainya Pemerintahan yang Baik
5. Memperkokoh Semangat Kebangsaan yang Bersinergi dengan Dinamika Sosial dan Kearifan Lokal
6. Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur yang Profesional Berkualitas dan Berkelanjutan
7. Memaujan Perekonomian Masyarakat Desa dan Memperkuat Masyarakat Desa Sebagai Subjek Pembangun Sehingga dapat Mendorong Peningkatan Pendapatan Rakyat
8. Meningkatkan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan yang Merata dan Terjangkau.
Selain penyusunan Visi, juga ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar Visi Desa dapat tercapai. Pernyataan Visi tersebut dijabarkan ke dalam Misi agar dapat dioperasionalkan dan dikerjakan. Sebagaimana penyusunan visi, misi pun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan dengan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Ujung Labuang sebagaimana proses yang dilakukan, maka Misi Desa Ujung Labuang adalah :
Menata dan menyelenggarakan Pemerintahan Desa yang bersih, demokratis dan terbebas dari
korupsi, kolusi dan nepotisme serta bentuk-bentuk penyelewengan lainnya.
Menyelenggarakan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat Desa Ujung Labuang.
Mengembangkan perekonomian melalui pemanfaatan potensi-potensi desa termasuk Dana yang masuk ke Desa.
Meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat melalui Pendidikan.
Memberikan kesempatan kepada generasi muda yang memiliki keahlian teknologi.
Menciptakan usaha rumah tangga terutama ibu-ibu lansia Desa Ujung Labuang
Menumbuhkembangkan keterampilan Rumah Tangga terutama kuliner Khas Mandar seperti Pupuβ, Jepa dan Sokkol Lameayu.
1). Menyelenggarakan Pemerintahan Desa Yang Bersih, Demokratis dan Terbebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme Serta Bentuk - bentuk Penyelewengan Lainnya.
2). Mengembangkan Perekonomian Masyarakat Melalui Pemanfaatan Potensi Desa.
3) Meningkatkan Mutu Kesejahteraan Masyarakat Untuk Mencapai Taraf Kehidupan yang Lebih Baik dan Berpendidikan;
4). Mengembangkan strategi dalam melawan virus corona dan percepatan pemulihan ekonomi, kesehatan pulih ekonomi bangkit.
1. Melayani Masyarakat Secara Maksimal Dan Produktif Dalam Menyediakan Sumber Informasi Kepada Warga Secara Cepat Dan Tepat Serta Responsif Terhadap Kebutuhan Masayarakat.
2. Peningkatan Infrastruktur Dan Tata Kelola Desa Yang Berkesinambungan Dengan Mengedepankan Semangat Gotong Royong Dan Toleransi.
3. Peningkatan Pembinaan Moralitas Dan Akhlakul Karima Remaja.
4. Pengembangan Industri Kreatif / Ekonomi Produktif Masyarakat Untuk Mendukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat.
5. Pembaharuan Tata Kelola Pengolahan Limbah Sampah Tpser Serta Membentuk Komunitas Pecinta Lingkungan.
6. Peningkatan Kualitas Pendidikan Dan Kesehatan Anak.
7. Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Kepemudaan Melalui Seni Dan Olahraga.
Menjalankan roda pemerintahan yang terarah dan terencana sebagai upaya pemenuhan hak-hak masyarakat yang meliputi :
1. Perbaikan Infrastuktur Desa.
2. Pengembangan Sektor Pertanian, Perkebunan dan Peternakan.
3. Perbaikan Sarana Pengairan/Pertanian.
4. Peningkatan Sarana Kehidupan Beragama.
5. Peningkatan Keterampilan Aparat dan Perangkat Desa.
6. Peningkatan Pemenuhan Pelayanan di Bidang Kesehatan.
7. Mewujudkan suasana aman dan damai di tengah masyarakat.
Dalam mendukung pencapaian Visi, perlu adanya Misi yaitu sebagai berikut :
PROGRAM KEGIATAN PRORITAS BERDASARKAN VISI MISI
A. PEMERINTAHAN DESA
B. PEMBANGUNAN DESA
C. PEMBINAAN DESA
D. PEMBERDAYAAN DESA
Meningkatkan produksi pertanian, dan pengelolaannya, serta pemasarannya untuk mendukung pengembangan perdagangan dan industry kecil, guna meningkatkan prekonomian masyarakat.
1. MENINGKATKAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT PINCARA YANG BERIMAN DAN BERTAQWA.
2. MENINGKATKAN SISTEM KEAMANAN SWAKARSA DALAM UPAYA TERCIPTANYA RASA AMAN DI MASYARAKAT PINCARA.
3. MENGEMBANGKAN KECAKAPAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT PINCARA MENUJU KEMAJUAN DAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN.
4. OPTIMALISASI PELAYANAN UMUM YANG BERKEADILAN BAGI SELURUH MASYARAKAT DESA PINCARA.
5. MEWUJUDKAN HARMONISASI ANTAR KELEMBAGAAN YANG ADA DI DESA PINCARA SEHINGGA TERJALIN SINERGITAS KINERJA YANG OPTIMAL.
1. Selalu Siap Memberikan Pelayanan terbaik Terhadap Masyarakat Kapanpun dan Dimanapun Bila diperlukan.
2. Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik ( GOOD GOVERMENT ).
Selain penyusunan Visi juga ditetapkan Misi-Misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar Visi Desa dapat tercapai. Pernyataan Visi ini dijabarkan ke dalam Misi agar dapat dioperasionalkan dan dikerjakan. Sebagaimana penyusunan Visi, Misi pun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan Partisipatif dan dengan Pertimbangan Potensi dan Kebutuhan Desa Batulappa. Sebagaimana Proses yang dilakukan maka Misi Desa Batulappa adalah:
a. Mewujudkan dan meningkatkan serta meneruskan tata kelola Pemerintahan Desa yang lebih baik;
b. Meningkatkan Pelayanan yang Maksimal kepada Masyarakat Desa dan Daya Saing Desa;
c. Mewujudkan Kepemimpinan yang Baik, Bijaksana, Tegas dan Berwibawa;
d. Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Desa Batulappa;
e. Meningkatkan Kesehatan, Kebersihan Desa serta mengusahakan Jaminan Kesehatan Masyarakat melalui Program Pemerintah.
f. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa dengan mewujudkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Program lain untuk membuka
Lapangan Kerja bagi Masyarakat Desa;
g. Meningkatkan Sarana dan Prasarana dari Segi Fisik, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Olahraga dan Kebudayaan di Desa.
h. Meningkatkan Kehidupan Sosial yang Harmonis, Toleran, saling Menghormati dalam Kehidupan Berbudaya berlandaskan Keimanan dan
Ketakwaan di Desa Batulappa.
i. Mengedepankan Kejujuran, Keadilan, Transparansi dalam kehidupan sehari β hari baik dalam Pemerintahan maupun dengan Masyarakat Desa.
j. Memelihara keseimbangan Lingkungan dan Pembangunan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam untuk mewujudkan Lingkungan yang Bersih dan Sehat.
MISI :
1.
Meningkatkan
pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian desa khususnya dibidang
pertanian tanaman pangan dan perkebunan
2.
Meningkatkan
pembangunan dibidang kesehatan untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat
agar dapat bekerja lebih optimal dan memiliki harapan hidup yang lebih panjang.
3.
Meningkatkan
pembangunan di bidang pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber
daya manusia agar memiliki kecerdasan dan daya saing yang lebih baik
4.
Meningkatkan
pembangunan dibidang ekonomi dengan
mendorong penggunaan teknologi Tepat guna,mekanisasi intesifikasi dan
disertifikasi pertanian.
5.
Menciptakan
tatakelola pemerintahan yang lebih baik (Good governance) berdasrkan
demokratisasi,transparansi,penegakan hokum,berkeadilan.kesetaraan gender dan
mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
6.
Menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang agamis
dengan semangat gotong royong.
1. Meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan yang menjadi produk unggulan Desa Massulowalie,hingga kepada proses pengelolaan dan pemasarannya.
2. Meningkatkan peran Bumdesa agar benar-benar roda penggerak bagi perekonomian Desa.
3.Meningkatakan sarana dan prasarana fisik (infrasruktur) serta pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, kebudayaan, ketertiban, serta bidang olahraga utamanya yang menjadi nawacita dari bapak presiden JOKOWI.
4. Menciptakan pemerintahan yang baik (Good government) Berdasarkan demokratisi, transparansi, dan penegak hukum.
5. Meningkatkan ketertiban masyarakat dalam pembangunan melalui program pemberdayaan untuk semua komponen masyarakat khususnya kelompok ibu-ibu remaja muda mudi.
6. Menggali dan memberdayakan potensi desa yang memperhatikan kemampuan dan tidak memghambat perekonomian masyarakat Desa
7. Menetukan kebijakan yang akan mendorong perkembangan pendidikan di Desa Massulowalie.
01 Menciptakan pemerintah yang jujur dan bersih serta mempunyai Integritas professional
02 Meningkatkan kesejahtraan serta taraf hidup bagi masyarakat Padang loang, melalui pendampingan di bidang pertanian
03 Meningkatkan peran BUMDesa, agar benar-benar menjadi penggerak Perekonomian masyarakat desa padang loang.
04 Mengikut sertakan masyarakat desa padang loang dalam proses Pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat
05 Mempercepat pembangunan infrastruktur yang terarah dan Berkualitas
06 Meningkatkan pelayanan kesejahtraan social masyarakat dibidang Keagamaan,pendidikan kesejahtraan dan kebudayaan
07 Bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pemuda Dalam membina kehidupan bermasyarakat yang lebih baik dan tidak Bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945
1. Membangun Pemerintahan desa yang bersih, adil,
transparan dan demokratisasi untuk meningkatkan kepercayaan dan kepedulian
masyarakat terhadap program-program pembangunan pemerintah desa.
2. Membangun komunikasi dan kerjasama yang
sinergis dengan semua lembaga yang ada di dalam masyarakat desa maupun lembaga,
instansi pemerintah, organisasi, perusahaan bahkan individu yang ada di luar
desa yang punya keterkaitan dengan pencapaian misi.
3. Membangun kreatifitas masyarakat untuk menggali
potensi gagasan, prakarsa, dan motivasi dari masyarakat itu sendiri guna
memunculkan rasa kebersamaan, rasa memiliki, dan rasa tanggungjawab unutk
membangun desa dengan swadaya melalui pendekatan keagamaan dan sosial
kemasyarakatan.
4. Mewujudkan peningktaan SDM melalui pendidikan formal dan
pendidikan keagamaan.
5. Menciptakan kehidupan ssosial masyarakat yang
bernuansa islami.
6. Membangun rasa kebersamaan dan persatuan
7. Efektifitas program penyuluhan & pelatihan
8. Mengusahakan pembangunan sarana & prasarana
secara bertahap
9. Mengusahakan modal pemberdayaan untuk
peningkatan usaha masyarakat
10. Pemanfaatan potensi sumber daya alam secara
efektif dan terukur untuk kepentingan pembangunan desa
11. Membangun kinerja yang terorganisir sehingga
dapat berjalan efisien dan berkesinambungan.
Selain Penyusunan Visi juga telah ditetapkan Misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar tercapainya visi Desa tersebut.Visi berada di atas Misi.Pernyataan Visi kemudian dijabarkan ke dalam misi agar dapat di operasionalkan/dikerjakan. Sebagaimana penyusunan Visi, Misipun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Tapporang, sebagaiman proses yang dilakukan maka Misi Desa Tapporang adalah :
1. Peningkatan Produktivitas Sektor Pertanian dan Perkebunan
2. Meningkatkan Keagamaan dan Kemandirian dalam Kehidupan Sosial Masyarakat
3. Peningkatan Sumber Daya Manusia
4. Mewujudkan Masyarakat yang Relegius
5. Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Partisipatif.
Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian Desa, seperti jalan, jembatan, irigasi serta infrastruktur strategis lainya.
1.Meningkatkan Profesional Pelayanan Publik
2. Meningkatkan sumber daya manusia bagi apratur pemerintah desa
3.Meningkatkan pembangunan fisik dan Non fisik diberbagai bidang
4.Menumbuh kembangkan dan melestarikan seni dan budaya
5.Meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur pemerintah desa
6.Memajukan Usaha kreatif dan kelompok UMKM
7.Sebagai desa inovatif dan percontohan dikecamatan cempa begitupun di kabupaten pinrang
01. MENJALANKAN PEMBANGUNAN FISIK YANG TERTERAH DAN TERENCANA SESUAI HASIL MUSYAWARAH
02. MELAKUKAN PEMBANGUNAN NON FISIK YANG BERKESINAMBUNGAN
03. BERJUANG BERSAMA SELURUH WARGA MEWUJUDKAN DESA ALITTA SEBAGAI DESA YANG MAJU DENGAN POTENSI YANG DIMILIKINYA
04. MEMBRENDING DESA ALITTA MENJADI IKON DESA ADAT DAN ATAU BUDAYA, SERTA MENJADIKAN SEBAGAI SALAH SATU DESTINASI WISATA DIKABUPATEN PINRANG
2. Meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan yang merata dan terjangkau.
3. Meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan pola pembangunan partisipasi.
4. Mengoptimalkan pelayanan kemasyarkatan menuju terciptanya pemerintahan yang baik.
5. Memperkokoh semangat kebangsaan yang bersinergi dengan dinamika sosial dan kearifan lokal.
6. Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang proporsional, berkualitas, dan berkelanjutan.
7. Memajukan perekonomian masyarakat desa dan memperkuat masyarakat desa sebagai subjek pembangunan, sehingga dapat mendorong peningkatan pendapatan rakyat.
8. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam mewujudkan masyarakat Sipatuo yang beriman dan bertaqwa.
Desa Malimpung mempunyai misi pembangunan dalam jangka waktu 2021-2027 adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan sumber daya manusia;
2. Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan;
3. Memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat dan tepat;
4. Mengelola potensi wisata yang ada di desa Malimpung;
5. Peningkatan infrastruktur pedesaan di antara adalah sebagai berikut:
a)Jalan Tani
b)Jalan Desa
6. Memberikan operasional untuk pegawai syaraβ;
7. Meningkatkan potensi pemuda di bidang keagamaan, olahraga dan kesenian.
MISI :
Dalam mewujudkan Visi Desa Letta, maka perlu dirumuskan beberapa misi yang harus dilaksanakan. Adapun misi Desa Letta adalah sebagai berikut.
1. Peningkatan kesejahteraan rakyat;
2. Meningkatkan pendapatan hasil pertanian dan perkebunan;
3. Peningkatan sumber daya alam melalui pertanian dan perkebunan; dan
4. Peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan partisipatif.
MISI :
1. Meningkatkan hasil Pertanian, Perikanan dan Perkebunan
2. Meningkatkan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 secara merata
3. Meningkatkan Sarana Prasaran Transportasi
4. Meningkatkan pendapatan masyarakat
5. Meningkatkan pelayanan masyarakat
a. Menyelenggarakan Pemerintah Desa yang bersih, demokratis dan terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme serta bentuk-bentuk penyelewengan.
b. Mengembangkan Perekonomian melalui pemanfaatan potensi-potensi Desa
c. Meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.
d. Memanfaatkan dan memberi kesempatan generasi muda yang memiliki keahlian
Misi merupakan sesuatu yang diemban atau dilaksanakan oleh Desa Tasiwalie untuk mencapai Visi yang telah ditetapkan agar tujuan terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai yang diharapkan.
Untuk memberikan arah bagi penyelenggara pemerintah dan pembangunan dalam mencapai visi yang telah ditetapkan, maka dirumuskan Misi sebagai berikut:
1) Mewujudkan Pemerintah Desa yang transparan serta berorientasi pada pelayanan Kepada Masyarakat.
2) Meningkatka Sumber Daya Manusia yang bersih, aman, tertib, dan teratur.
3) Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Ekonomi masyarakat melalui pengelolaan pariwisata
MISI
1. Mewujudkan terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat secara komperehensif dan terpadu.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia(SDM) melalui pemenuhan layanankesehatan dan pendidikan.
3. Meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan pola pembangunan partisipasi.
4. Mengoptimalkan pelayanan kemasyarakatan menuju terciptanya pemerintahan yang baik.5. Memperkokoh semangat kebangsaan yang bersinergi dengan dinamika sosial dan kearifan local.
6. Meningkatkan lembaga ekonomi desa.
Misi desa masolo adalah merupakan penjabaran yang lebih operasional dari visi. dengan mempertimbangkan aspek potensi dan masalah yang ada di desa masolo. visi ini untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan sebagai berikut :
a. Terwujudnya pemerintahan desa yang berkepribadian dengan manajemen pemerintahan yang berbasis Good Gavernance,
b. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui lembaga masyarakat desa,
c. Meningkatkan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi desa,
d. Meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah desa.
Misi Desa Kariango adalah :
a. Peningkatan Kesejahteraan Rakyat
b. Pembangunan Infrastruktur di semua bidangο»Ώ
c. Peningkatan Sumber Daya Manusia
d. Peningkatan Sumber daya Alam melalui Pertanian
dan perkebunan
e. Peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan partisipatif
1.Membangun Pemerintah Desa Yang Bersih, Adil, Transparan, Dan Demokratis Untuk Meningkatkan Kepercayaan Dan Kepedulian Masyarakat Terhadap Program - Program Pembangunan Pemerintah Desa
2.Membangun Komunikasi Dan Kerjasama Yang Sinergis Dengan Semua Lembaga Yang Ada Di Dalam Masyarakat Desa Maupun Lembaga, Instansi Pemerintah, Organisasi, Perusahaan Bahkan Individu Yang Ada Di Luar Desa Yang Punya Keterkaitan Dengan
3.Membangun kreatifitas masyarakat untuk menggali potensi gagasan, prakarsa dan motovasi dari masyarakat itu sendiri guna memunculkan rasa kebersamaan, rasa memiloiki dan tanggungjawab untuk membangun desa dengan swadaya
4.Mewujudkan peningkatan SDM melalui pendidikan formal dan pendidikan keagamaan
5.Menciptakan kehidupan sosial masyarakat yang bernuansa alami
6.Membangun rasa kebersamaan dan persatuan
7.Efektifitas program pelatihan dan penyuluhan
8.Mengusahakan pembangunan sarana dan prasarana secara bertahap
9.Mengusahakan modal pemberdayaan untuk peningkatan usaha masyarakat
Misi
1. peningkatan kinerja pemerintah desa melalui profesionalisme tata kelola dan perluasan partisipasi publik
2. Melakukan perbaikan kinerja dijajaran aparatur pemerintah desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat
3. melaksanakan kordinasi antara mitra kerja
4. menyelenggarakan pemerintah secara transparan, bersih, dan akuntabel
5. mengupayakan peningkatan produksi dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, baik dibidang pertanian, perkebunan, perikanan
BAB II
PROFIL DESA
2.1. Sejarah Desa
Pada abad ke 13 atau Tahun 1400 M
telah berdiri suatu kerajaan kecil yang bernama Pakeng asal katanya APakeng,
jadi mulanya orang datang dari pegunungan Pangala Pakeng disinilah mula-mulanya
terbentuk suatu perkampungan yang dipimpin oleh seorang raja. Perkampungan yang
dipimpin oleh seorang raja. Perkampungan ini berbatasan dengan kerajaan Letta,
raja yang pertama memimpin kerajaan Pakeng adalah saudara kandung kerajaan
Letta yaitu yang bernama Tandi Apa (Puang Tobarani) dengan gelar karaeng di
Pakeng. Dengan beberapa tahun dia memimpin kerajaan ini memperjuangkan tahta
kerajaan Pakeng sampai hayat hidupnya. Lalu dilanjutkan oleh Raja II Matindo di
Bulo dan seterusnya dilanjutkan oleh
beberapa Raja yaitu Raja Ke III Baconi Matindo di Massuangga, Raja ke IV Sumani matindo di
Pare-Pare.Raja V Puang Janggo, Raja ke VI Labakka matindo Bendo, Raja VII
Lasiduppa (putra Labakka) Raja ke VIII Lapali (Putra Labakka) Raja ini tewas ketika mempertahankan kerajaan Pakeng
dan mempertahankan bangsa Indonesia melawan penjajahan Belanda kemudian
dilanjutkan Raja ke IX Singgoro, Raja ke X Potte kemudian dilanjutkan oleh Raja
ke XI Lapalawa Daeng Mallawa ketika raja ini memipmpin kerajaan Pakeng berubah
menjadi Arung maka kerajaan Pakeng berubah menjadi Arung Pakeng. Raja Lapalawa
digelari Puang Matowa ketika puang matowa memimpin sudah mulai ada perubahan
dimana Arung ini sudah mengenal tata cara mengolah tanah dengan cara
tradisional yaitu membuat bajak dari kayu untuk mengolah persawahan dengan
menggunakan tenaga hewan seperti kerbau, sapi
dan, kuda untuk pengankutan hasil sawah petani dan hasil perkebunan.
Karens arung ini rajin mengikuti pertemuan-pertemuan antara kerajaan membahas
berbagai masalah dikerajaan sekitarnya seperti kerajaan Sawitto, kerajaan
Letta, Kerajaan Enrekang dan kerajaan Bone. Sewaktu masa kepemimpinannya
masyarakat merasa tenang dan mulai menggarap tanah yang terlantar dijadikan
perkebunan dan persawahan yang ditanasmi jagung,padi dan lain-lain untuk
memenuhi kebutuhan sehari harinya. Dan lamanya memimpin mulai tahun 1894-1936
lalu dilanjutkan arung ke XII Tammanangnga (Putra Lapalawa Daeng Mallawa)
dengan gelar Puang Lolo.Masa kepemimpinannya selama dua tahun mulai 1936-1938.
Pada tahun 1938 kepemimpinan Arung Pakeng kosong kemudian puang Matowa memanggil
menantunya di kerajaan Letta untuk diangkat menjadi arung Pakeng yaitu Tawakkal
tetapi Tawakkal selaku Raja Letta maka dia menyuruh Adiknya yaitu Raja ke XIII
Massapaila turun di kerajaan Pakeng diangkat menjadi Arung Pakeng ketika
Massapaila memimpin Arung Pakeng terjadi tragedi korban 40.000 jiwa, beliu
korban pada waktu itu korban 40.000 jiwa sulawesi selatan melawan penjajahan
Belanda, lalu digantikan oleh raja ke XIV Tawakkal, ketikan puang Tawakkal
memipin Arung Pakeng ia ditunjuk oleh kerajaan Sawitto untuk menjadi kepala
Distrik di kecamatan Lembang yaitu Tallu Lembang Riase Tallu Lembang riawa
Maka dari sekian raja-raja atau Arung
yang pernah memipin diatas,keberadaan dan pengelolaan sumber daya alam, suku
yang mendiami hutan belantara hidup dari berburu, hidup dengan perkebunan
jagung, padi, ladang dan lain-lain. Dengan sistim ladang berpindah-pindah
dengan jalan membabat hutan lalu ditanami,sebagian mereka turun ke daerah
daratan rendah sehingga pada musim hujan kebunnya digenangi air maka kebunnya
dfiolah menjadi sawah. Dan bahasa yang digunakan oleh masyarakat adalah bahasa
Pattinjo sebagai bahasa pemersatu dan bahasa Bugis
Sejarah Organisasi desa dan sistim
pengorganisasian dengan terjadinya hunian penduduk menjadi kampong-kampung,
baik kampong yang di daerah pegunungan maupun di daerah dataran rendah maka
Pakeng keseluruhan terjadi dua belas kampong atau pengadaran (ada) yang
masing-masing di kepalai oleh seorang kepala kampong atau kepala adat dan yang
pertama kali menganut agama islam adalah kerajaan Letta dari kerajaan Bone lalu
menyebar ke kerajaan Pakeng.
Dan kampung-kampung yang berada dio daerah dataran
rendah meliputi Buttu, Talambung, Talambung Riawa, Pakeng, dan Rantoni
sedangkan di daerah pegunungan meliputi Peppangan, Massuangga, Arra, Kalidong,
Suka, Mallang. Dongi, Malong,
Pada tahun 1963 distrik Rajang dijadikan dua buah desa, yaitu Desa Rajang
dan Desa Polewali yang masing-masing di kepala oleh Puang Siga kepala Rajang
dan Abd. Rahman Galla Kepala Desa Polewali, maka wilayah desa
Rajang waktu itu adalah Buttu,
Talambung,Talambung Riawa,Suka,Kalidong.Arra, Massuangga, Peppangan.dan wilayah
Desa Polewali adalah Pakeng, Malong, Rantoni, Mallang, Dongi. Kemudian pada
tahun 1976 Desa Pakeng dan Desa Polewali digabung kembali menjadi satu Desa
yang namanya Desa Rajang dan di kepalai
oleh Abd.Rahman Galla, lalu dibentuk empat buah Lingkungan kemudian berubah
menjadi Dusun dalam wilayah Desa Rajang yaitu
Dusun Patumbu, Dusun Boddi,Dusun Pakeng, Dusun Rantoni
Desa Pakeng adalah hasil pemekaran
dari Desa Rajang pada tahun 1989-1990
dan pertama dinahkodai oleh Patiroi Tawakkal .pada 1991 ditunjuk Sunusi sebagai
pejabat sementara kepala Desa Pakeng pada tahun 1992 diadakan pemilihan Kepala
Desa Defenitif maka terpilih Sanusi kembali terpilih Kepala Desa Pakeng, pada
1993 Sunusi selaku Kepala Desa Pakeng wafat pada tahun 1993. Pada saat itu
pemerintah kecamatan Lembang menunjuk Saudara Abd.Fatnan Sittara SE, sebagai pejabat sementara kepala Desa
Pakeng selama empat bulan maka diadakan pemilihan kepala Desa kembali pada 1994 yang terpilih Iskandar menjadi Kepala
Desa Pakeng Periode 1994-2002 pada saat itu setelah masa jabatan Iskandar
berakhir maka diadakan pemilihan desa kembali yang terpilih adalah Andi Basuki
Syata sampai maret 2008. Setelah itu kembali pemilihan kepala Desa Pakeng pada
tahun 2008 yang terpilih adalah Muh.Basri, S.Sos periode Pertama 2008-2014 dan
terpilih lagi priode kedua 2016-2021
Pada tahun 2021 kembali diadakanpemilihan dan terpilihlah Nurdin sebagai kepala desa periode 2022-2027
2.2. Kondisi Umum Desa
1. Keadaan
Geografis Desa
a. Batas
Wilayah - Sebelah Timur : Desa Pakeng
- Sebelah Utara : Desa
- Kariango
- Sebelah
Barat
: Kelurahan
Tadokkong
- Sebelah
Selatan : Desa Pakeng
b. Luas Wilayah
No. | Penggunaan | Luas(Ha) |
1 | 2 | 3 |
1. | Untuk |
|
| a. | 0,10 |
| b. | 55,90 |
| c. | 1,70 |
| d. |
|
| e. |
|
| f. | 6 |
| g. | 5,7 |
| h. | 15,50 |
| i. |
|
2. | Pertanian |
|
| a. | 172 |
| b. | 250 |
| c. | 195 |
3. | Perkebunan |
|
| a. | 1882 |
4. | Hutan |
|
| a. | 1205 |
| b. | 730 |
5. | Rekreasi/Olah |
|
| a. | 1 |
| b. | 0,30 |
| c. | 0,3 |
6. | Perikanan |
|
| a. Empang/Tebat | 2,5 |
7. | Tanah | 150 |
| Jumlah | 4656,7 |
c. Orbitasi, Waktu Tempu dan Letak Desa pakeng
No | Orbitasi | Keterangan |
1 | Jarak | 11 |
2 | Jarak | 41 |
3 | Jarak | 340 |
4 | Waktu | 1 |
5 | Waktu | 4 |
6 | Waktu | 1 |
d. Kondisi Geografis
No | Kondisi | Keterangan
|
1 | Tinggi | 20 |
2 | Curah | 825 |
3 | Keadaan | 28 |
2.
Keadaan
Sosial
a. Jumlah Penduduk
No | Keterangan | Jumlah |
1 | Laki | 1.346 |
2 | Perempuan | 1.364 |
3 | Jumlah | 2.710 jiwa |
4 | Jumlah | 663 KK |
5 | Jumlah | 179 Keluarga |
b. Keadaan Penduduk
1. Sub sektor pertanian Tanaman Pangan
No | Status | Jumlah |
1 | Pemilik | 275 |
2 | Penyewa | 190 |
2.
Sub Sektor Perkebunan
No | Status | Jumlah |
1 | Pemilik | 340 |
2 | Buru | 89 KK |
3.
Sub Sektor Peternakan
No | Status | Jumlah |
1 | Jumlah | 270 |
2 | Jumlah | 70 KK |
3 | Jumlah | 2 KK |
4 | Jumlah | 25 KK |
5 | Jumlah | 3 KK |
6 | Jumlah | 11 KK |
7 | Buruh | 42 KK |
2.3 KELEMBAGAAN DESA
A.
PEMBAGIAN
WILAYAH DESA
Wilayah Administrasi
Pemerintahan Desa Pakeng terdiri atas Dua (2) dusun yakni Dusun Pakeng, Dusun
Rantoni, Rukun Keluarga (RK) sebanyak enam (6) buah. Berikut daftar nama dusun dan jumlah RK-nya.
Nama | Jumlah |
Pakeng | 4 |
Rantoni | 2 |
B.1 Perangkat
Desa
Tabel 2
Data Perangkat Desa
No | Nama | Jabatan | Keterangan |
1 | NURDIN | KEPALA DESA |
|
2 | RUSDI | SEKRETARIS |
|
3 | SUHERNA | KASI PEMERINTAHAN |
|
4 | SURIANA | KASI KESEJAHTERAAN & PELAYANAN |
|
5 | MUHLIS | KAUR UMUM & PERENCANAAN |
|
6 | RUSNA | KAUR KEUANGAN |
|
7 | BUDIMAN | KEPALA DUSUN PAKENG |
|
8 | JABIR | KEPALA DUSUN |
|
B.2 Badan Permusyawaratan Desa
Tabel 3
Data Anggota BPD
No | Nama | Jabatan | Keterangan |
1 | ABD ASIS | Ketua |
|
2 | BASRI | Wakil Ketua |
|
3 | RAHIM | Sekretaris |
|
4 | ACONG | Anggota |
|
5 | SAING | Anggota |
|
6 | SAHU | Anggota |
|
7 | HASMAWATI | Anggota |
|
Dalam rangka memberikan kemudahan bagi penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan, maka misi DesaSimulasi ini dapat dirumuskan sebagai berikut :
1. Mengembangkan usaha produksi barang dan jasa yang dilakukan masyarakat yang berskala kecil dan menengah yang berorientasi pasar dan industri pengelolaan hasil pertanian
2. Menguatkan Lembaga ekonomi dan organisasi ekonomi masyarakat yang di kembangkan agar tercipta kemampuan bersaing untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
3. Pengembangan dan penguatan promosi potensi unggulan Desa.
4. Mendorong pertumbuhan ivestasi yang proporsional, penciptaan iklin investasi yang kondusif dalam memacu laju pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.
5. Meningkatkan kwalitas sumbe daya manusia Aparatur Pemerintah Desa Polewali.
6. Mendorong Peningkatan kualitas layanan pemerintah dan kelembagaan desa.
7. Mendorong Peningkatan kualitas sarana prasarana umum Desa.
8. Mendorong Peningkatan mutu sumber daya manusia serta Mendorong Peningkatan mutu kesehatan masyarakat.
9. Mendorong Optimalisasi sumber daya di sektor peternakan.
10. Mendorong Optimalisasi sumber daya di sektor industri rumah tangga/usaha kecil dan menengah.
11. Meningkatkan peran serta masyarakat dlam pelaksanaan Pembangunan melalui perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pemeliharaan.
12. Mendorong terciptanya lapangan kerja baru yang produktif dan berkesinambungan.
13. Menggiatkan Pemuda pada kegiatan, keagamaan, budaya dan olah raga serta mendorong pengembangan bakat masyarakat dalam pelestarian seni dan budaya lokal.
14. Membangun peran serta perempuan dalam peningkatan ekonomi.
Selain penyusunan Visi juga ditetapkan misi-misi yang
memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar Visi desa
dapat tercapai. Pernyataan visi ini
dijabarkan ke dalam misi agar dapat dioperasionalkan dan dikerjakan.
Sebagaimana penyusunan visi, misi pun dalam penyusunannya menggunakan
pendekatan partisipatif dan dengan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa ULU
SADDANG. Sebagaimana proses yang dilakukan maka misi Desa ULU
SADDANG adalah :
a. Peningkatan Kesejahteraan Rakyat
b. Meningkatkan
pendapatan ekonomi rakyat
c. Peningkatan Sumber Daya Manusia
d. Peningkatan Sumber daya Alam
melalui Pertanian dan perkebunan
e. Peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan partisipatif.
f.
Mendorong pengembangan Usaha Mikro, kecil dan Menengah
MISI DESA SABBANG PARU
A. Menyelenggarakan Pemerintahan Desa yang bersih,Demokrasi dan terbebas dari Korupsi,Kolusi dan Nepotisme.
B. Memberdayakan Masyarakat dalam proses pembangunan melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan optimalisasi potensi lokal.
C. Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang Berkeadilan Sosial.
E. Meningkatkan mutu kesejahteraan masyarakat untuk mencapai taraf kehidupan yang lebih baik dan berpendidikan.
Selain penyusunan Visi juga ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar Visi Desa dapat tercapai. pernyataan Visi ini dijabarkan kedalam Misi agar dapat dioprasionalkan dan dikerjakan. sebagaimana penyususnan Visi, Misi pun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan dengan pertimbangan Potensi dan kebutuhan Desa Barang Palie. Sebagaimana proses yang dilakukan maka Misi Desa Barang Palie adalah:
a. Mewujudkan terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat secara Komperhensif dan terpadu.
b. Meningkatkan kualitas Kesehatan dan Pendidikan yang merata dan terjangkau.
c. Meningkatkan kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat dengan Mengedepankan pola Pembangunan Partisipasi.
d. Mengoptimalkan Pelayanan Kemasrakatan menuju terciptanya Pemeritahan yang baik.
e. Memperkokoh semangat Kebangsaan yang bersinergi dengan dinamika Sosial dan Kearipan Lokal.
f. Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur yang Profesional, Berkualitas dan berkelanjutan.
g. Memajukan Perekonomian Masyarakat Desa dan memperkuat Masyarakat Desa sebagai Subjek Pembangunan, sehingga dapat mendorong peningkatan Pendapatan rakyat.
h. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam mewujudkan Masyarakat Barang Palie beriman dan Bertaqwa.
1. Memantapkan Pelayanan Prima Dengan Melalui Teknologi,Informasi Dan Komunikasi.
2. Mengoptimalkan Pelayanan Masyarakat Pada Bidang Teknologi,Informasi,Dan Komunikasi.
3. Pemberdayaan Masyarakat,Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Yang Berkelanjutan.
4. Melanjutkan Pembangunan Inprastuktur Sarana Dan Prasarana Public.
5. Mewujudkan System Usaha Mandiri Melalui Program Pengembangan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ).
1. Mewujudkan kinerja perangkat desa sesuai tupoksinya
2. peningkatan pelayanan masyarakat
3. Keterbukaan Informasi
4. Pemerataan Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan
5. Melindungi dan Mengoptimalkan Aset - aset Desa
6. Meningkatkan Keimanan dan Keislaman dalam Masyarakat